SISTEM DETEKSI KOORDINAT DAN JARAK LOKASI SASARAN LATIHAN TEMBAK MORTIR DENGAN MENGGUNAKAN METODE INTERSECTION
Abstract
Dalam sistem latih tembak mortir, terdapat tiga koordinat posisi yang wajib diketahui, yaitu
target/sasaran, Pibak dan Pengkoreksi. Dalam sistem konvensional, deteksi koordinat posisi dari
sasaran menggunakan kompas, peta dan GPS sebagai alat bantu. Akan tetapi, penggunaan manual
mempunyai beberapa faktor kesalahan dalam pengambilan data atau pembacaan alat ukur
sehingga tingkat akurasi dan presisi dari sistem konvensional tersebut masih kurang optimal.
Dengan penggunaan sensor kompas, google map dan GPS yang ada pada smartphone android,
diharapkan mampu memberikan kemudahan, efisiensi dan mampu memperbaiki kelemahan dari
sistem. Adapun pengukuran jarak antara tiga posisi (Pibak– Pengkoreksi –Sasaran) dapat diperoleh
menggunakan perhitungan selisih antar masing-masing posisi koordinat latitude dan longitude ketika
akan menentukan posisi target/sasaran menggunakan nilai taksiran. Penelitian ini bermaksud untuk
memberikan manfaat dan pengembangan bagi sistem navigasi dalam dunia militer, khususnya
dalam penentuan koordinat target/sasaran di medan latih atau perang. Perhitungan jarak antara
Pibak–Pengkoreksi–Sasaran dengan penggunaan sensor kompas, google map, GPS dan metode
intersection dilakukan di smartphone android. Sehingga dengan sistem navigasi ini dalam penentuan
koordinat target/sasaran akan lebih mudah, efisien dan akurat. pengujian sensor kompas dilakukan
sebanyak 10 kali. Dimana setiap perulangan terdapat penambahan sebesar 20
. Pada pengujian
sensor kompas didapatkan nilai rata-rata error sebesar 1,5
0
. Dan dalam pengujian kali ini
menggunakan dua perbandingan yaitu GPS Android dan GPS Garmin standar militer dimana setiap
perbandingan tersebut sebesar 5 meter pada pengujian GPS didapatkan nilai rata-rata eror sebesar
4 meter.



